Betapa.. Hancurnya Hatiku..
Saat Ku Dengar Kabar Perkawinanmu..
Seakan Terhenti Detak Jantungku..
Serasa Terhenti Hembusan Nafasku..
Apa.. Salahku Kasih Coba Katakan..
Cobalah Engkau Berterus Terang..
Tanpa Ada Sebab Tanpa Ada Alasan..
Sampai Hatimu Cintaku Kau Duakan..
Reff :
Aku Yang Tak Pernah Lelah
Bersabar Menanti Dirimu Kembali
Walau Sesungguhnya Hatiku Kesakitan
Karna Selama Ini Aku Kau Campakan
Dalam Penantian..
Kini Luka Hatiku Semakin Meradang
Sangat Pedih Bagai Tersiram Garam
Karna Ujung Penantian Panjang
Telah Kau Balas Dengan Undangan
Pernikahan..
Ho..ooo.. Ho..ooo..
Betapa.. Hancurnya Hatiku..
Saat Ku Dengar Kabar Perkawinanmu..
Seakan Terhenti Detak Jantungku..
Serasa Terhenti Hembusan Nafasku..
Apa.. Salahku Kasih Coba Katakan..
Cobalah Engkau Berterus Terang..
Tanpa Ada Sebab Tanpa Ada Alasan..
Sampai Hatimu Cintaku Kau Duakan..
Reff :
Aku Yang Tak Pernah Lelah
Bersabar Menanti Dirimu Kembali
Walau Sesungguhnya Hatiku Kesakitan
Karna Selama Ini Aku Kau Campakan
Dalam Penantian..
Kini Luka Hatiku Semakin Meradang
Sangat Pedih Bagai Tersiram Garam
Karna Ujung Penantian Panjang
Telah Kau Balas Dengan Undangan
Pernikahan..
Luka Di Ujung Penantian..
--------------
===Original Chord===
--------------
Betapa.. Hancurnya Hatiku..
Saat Ku Dengar Kabar Perkawinanmu..
Seakan Terhenti Detak Jantungku..
Serasa Terhenti Hembusan Nafasku..
Apa.. Salahku Kasih Coba Katakan..
Cobalah Engkau Berterus Terang..
Tanpa Ada Sebab Tanpa Ada Alasan..
Sampai Hatimu Cintaku Kau Duakan..
Reff :
Aku Yang Tak Pernah Lelah
Bersabar Menanti Dirimu Kembali
Walau Sesungguhnya Hatiku Kesakitan
Karna Selama Ini Aku Kau Campakan
Dalam Penantian..
Kini Luka Hatiku Semakin Meradang
Sangat Pedih Bagai Tersiram Garam
Karna Ujung Penantian Panjang
Telah Kau Balas Dengan Undangan
Pernikahan..
Ho..ooo.. Ho..ooo..
Betapa.. Hancurnya Hatiku..
Saat Ku Dengar Kabar Perkawinanmu..
Seakan Terhenti Detak Jantungku..
Serasa Terhenti Hembusan Nafasku..
Apa.. Salahku Kasih Coba Katakan..
Cobalah Engkau Berterus Terang..
Tanpa Ada Sebab Tanpa Ada Alasan..
Sampai Hatimu Cintaku Kau Duakan..
Reff :
Aku Yang Tak Pernah Lelah
Bersabar Menanti Dirimu Kembali
Walau Sesungguhnya Hatiku Kesakitan
Karna Selama Ini Aku Kau Campakan
Dalam Penantian..
Kini Luka Hatiku Semakin Meradang
Sangat Pedih Bagai Tersiram Garam
Karna Ujung Penantian Panjang
Telah Kau Balas Dengan Undangan
Pernikahan..
Luka Di Ujung Penantian..