Chordyes

Figura Renata

Guitar Chords & Lyrics by Figura Renata — Browse the Complete Collection

22 Akkorde verfügbar

Alle Akkorde (22)

Menyerah Pada Dunia
Menjadi Sosok Yang Kebal. Harus Biasa. Ketika Mampu Lihat Dunia. Lebih Darinya. Ketika Hati Yang Hampa. Mampu Terbakar. Aku Yang Masih Kecil Tak Mampu. Untuk Padamkan. Jari Jemarinya Menari Dalam Doa.
Ada Yang Harus Dimenangkan
Hidup Memang Begini. Bukan Tuk Mengalahkan. Satu Hal Yang Tlah Pasti. Harus Ada Yang Dimenangkan. Karena Dunia Berputar. Dengan Begitu Cepat. Maka Diam Adalah. Sesuatu Yang Tak Bermakna. Dan. Janganla
Cerita Laut Pasang
Kala Itu. Kau Bercerita. Tentang. Laut Pasang. Dan Bumi Yang. Sedang Ditarik. Oleh Sang. Rembulan. Kiranya Ku. Tak Kunjung Paham. Cerita. Yang Tlah Kau Suguhkan. Bagiku Kau. Seperti. Hendak Pergi. Dan
Rasa & Karsa
Dan Waktuku. Tak Lama. Semoga Bisa. Bermakna. Untuk Semesta. Tua. Renta. Senja. Sisa Perih. Jemari. Mendamba Hujan. Kala Oktober. Masih Tersisa. Jua. Rasa. Pelupuk Lara. Haaa. Aaaa. Haaa. Aaaa. Haaa.
Runtuh Tepat Waktu
Bagai Alunan Kotak Kita. Dalam Jeritan Kesunyian. Kita Menari Sampai Habis Waktu. Kita Pernah Mudah Mengucap Maaf. Pernah Mudah Untuk Terlelap. Jarang Sukar Untuk Sekedar. Membaca Yang Terjadi Antara.
Tarian Pembantai
Kau. Berlaku Sama. Tepat Setelah. Melihatku Redup. Redam Dan Tak Bernyawa. Tenangmu Menyiksaku. Gerak Tanganmu Langkah Kakimu. Seperti Tarian Tenang Mencekam. Di Atas Jasad.ku. Kembali Kuingat. Dingin
Matehatika
Andai Saja. Pikiran Kita Sebuah Arsip. Dan Misal Kepala Kita. Proyektor Rasa. Mulut Menganga. Mata Bercahaya. Kuping Merekam Badan Menyangga. Namun. Hati. Tak Bisa Di Andaiandaikan. Namun. Hati. Tak B
Relung
Rasa Getir Ku Serap Sendiri. Rasa Pahit Ku Kecap Sendiri. Namun Rasa Kecewa Seperti Selamanya. Kau Tak Akan Bisa Kembali. Niat Baikku Bebas Kau Cela. Tanggungjawabku Kau Kira Bercanda. Rantingranting
Mala
Sinar Cerah Telah Merekah. Di Ujung Negara. Garis Khatulistiwa. Apa Kabar Kau Disana. Betapa Ku Damba. Hadirmu Di Sini. Tere.kam Baik Di Ingatan. Berba.gai Berkas Kehidupan. Mula Ufuk Timur. Hingga Re
Ayah Ibu
Detik Demi Detik Aku Datang. Menyambut Hari Yang Berbinar. Ayah Ibu Jangan Khawatir. Anakmu Akan Baik Saja. Memang Waktu Berlalu Begitu. Cepat Ku Geleng Kepala. Walau Sambil Tetap Tersenyum. Yakin Hid
Sangkar
Kau Jumpa Malam Hari. Yang Tak Kunjung Cepat Berganti. Inginnya Kau Arungi. Tanpa Mati. Walau Bertemu Pagi. Sinarnya Terang Menyakiti. Tak Izinkan Tuk Sembunyi. Bahkan Pergi. Yang Kurasa. Menjemukan.
Tuan Kelana
Tak Kusangka. Menyangka. Dibuatnya. Ku Merasa. Seolah Ku. Berada. Nyaman Slalu. Bersama. Lemah Lembut. Sayu Mata. Hangatkanku. Bagai Surya. Pantaskah Ku. Berada. Untuk Slalu. Bersama. Demi Aku Yang. U
Tangan Kecil
Hai Aku. Cepat Cuci Mukamu Dulu. Yang Lusuh Itu. Kau Harus. Mengingat Katakata Ibumu. Di Waktu Dulu. Jangan Kau Buang Air Mata. Karena Itu Sangat Berharga. Pedihmu Pedihku Jua. Baiknya Lalui Bersama.
Hingga Tenang
Puisikan. Bayang Kelam. Menantikan. Geram Reda. Bilamana Dia Datang. Sedetikpun Kembali Pulang. Biarkan. Berterus Terang. Hingga Tenang. Puisikan. Semerbak Hujan. Merangsang Ingatan. Menggantikan Kela
Benalu
Warnawarna Jingga Terhempas. Kelabu Asap Pabrik. Senjaku Tak Seindah Dulu Kala. Warnawarna Biru Terhempas. Kelabu Asap Hutan. Langitku Tak Seindah Dulu Kala. Huu Uu. Huu Uu. Huu Uu. Uuu. U. Semua Yang
Ombak Tua
Kedua Kakimu. Tersentak. Untuk Berdiri. Sejenak. Berlari Pada. Tubuhku. Mengharap Waktu. Berlalu. Ha A Aa. Ha A A. Ha A Aa. Ha A A. Berhenti Saat. Kau Ragu. Basah Menyentuh. Kakimu. Aku Sebagai. Sang
Serdadu
Wahai. Serdadu Perang. Berikan Siasat Tentang. Bagaimana Kau Menukar. Nyawa Dengan Damai. Wahai. Kau Yang Berjuang. Seraya Pelukan Masih Tetap Hangat. Semoga Dunia Memberimu Jalan. Senapanmu Tidak Lag
Tetap Utuh
Kau Bersikeras Tuk Tetap Membisu. Meski Lain Hari Kau Harus Sanggup. Meski Akan Terasa Sangat Pilu. Kau Harus Sanggup Harus Sanggup. Harus Sanggup. Tetap Utuh U.uu. Tetap Utuh U.uu. Mungkin Dengan Han
Elegi
Di Bumi Yang Tua Ini. Kenyataan Menjadi Mimpi. Sampai Disini Kalau Merasa Masih Kurang. Pas Gunakan Chord Aslinya Gan. Di Bumi Yang Renta Ini. Bisu Pun Bertambah Tuli. Tak Ada Yang Bicara. Apalagi Men
Buyar
Yang Teradu Dalam Biru. Dengan Suaraku. Makna Kata Direplika. Merambahku. Mata Yang Terabaikan Kelak. Menusuk Dan Menikam Benak. Dan Jika Semua Jadi Merah. Bersihkan Kau Bersimbah Darah. Belenggu Melu