#
Songtitel
1
Kisah Di Sarkem
Dari Celah Teralis Besi Baja. Di Kejauhan Terlihat Dua Pemuda. Bekerja Sama Membuat Sebuah Bangunan. Di Tepi Jalan. Perempuan Berkerudung Hitam. Di Balik Kaca Loket Bus Antarkota. Bersolek Wajah Denga
2
Ocehan Setan
Biarkan Saja. Banyak Orang Yang Bicara. Karena Mulut Kita Diciptakan. Memang Untuk Berbicara. Cukup Di Dengarkan. Tak Perlu Di Risaukan. Karena Telinga Di Ciptakan. Memang Untuk Mendengar. Asalkan. Sa
3
Brengsek
Chord Sudah Dimudahkan. Di Fret 2. Lihat Original Variasinya Di Bawah. Hei. Hei. Hei. Ha. Hei. Hei. Hei. Ha. Hei. Hei. Hei. Ha. Hei. Hei. Hei. Ha. Ada Ada Saja. Yang Di Pikirannya. Untuk Menjatuhkan S
4
Ironi Negeri
Berjalanjalan Di Tengah Kota. Terlihat Padat Banyak Penduduknya. Tengok Kanan Kiri Dan Sekitarnya. Sampah Berceceran Dimanamana. Berantakan. Banyak Anak Kecil Di Jalanan. Tak Sekolah Nggak Ada Biaya.
5
Palestina For Freedom
Tanah Ini Yang Sudah Di Kultuskan. Sejarahnya Peradaban Akhir Zaman. Ketika Yang Berhak Di Singkirkan. Tanpa Kemanusian. Dan Keadilan. Pembantaian Ras Anak Manusia. Seolah Legal Nyawa Tak Berharga. Ba
6
Aku Padamu
Tak Terasa Waktu Cepat Berlalu. Ku Masih Bergelut Dengan Pikiranku. Terbayang Slalu Masa Yang Dulu. Saatsaat Indah Ku Bersamamu. Maafkan Aku Belum Membahagiakanmu. Sampai Tiba Kepergianmu. Teriring Do
7
Bekerja Dan Berkarya
Nikmati Masa Mudamu. Sebelum Ada Kata Terlambat. Jangan Siasiakan Waktumu. Lakukan Yang Terbaik Bagimu. Mimpimu Masa Depanmu. Buktikan Dan Nyatakan. Jangan Sampai Kau Lewatkan. Cuma Menjadi Khayalan.
8
Penghuni Langit
Ada Sebuah Kisah. Tentang Seorang Pemuda. Hidupnya Sangat Sederhana. Mengembala Domba. Di Kesehariannya. Dan Dia Juga Merawat Ibunya. Ibundanya Sebatang Kara. Tak Punya Sanak Saudara. Punya Satu Anak
9
Tjap Tjip Tjup
Tjap Tjip Tjup Kembang Kuncup. Duit Seratus Gunung Meletus. Siapa Yang Kalah Dia Yang Jaga. Untuk Menjaga Tanah Airnya. Kalau Begitu Ceritanya. Mendingan Gue Aja Yang Jaga. Karena Kalau Elu Yang Jaga.
10
Perut Bunyi
Bersama Kita Berbagi Rasa. Ada Suka Walaupun Duka. Nikmati Saja Apa Adanya. Saat Perut Bunyi Bersuara. Aaha. Aha. Haa. Aha. Haa. Aha. Haa. Aha. Tak Menyangka Kita Pun Begah. Di Belakang Sudah Terencan
11
Sabodo Teuing
Selamat Datang Para Pencari Uang. Kita Berkumpul Di Arena Kelas Malam. Tiap Akhir Pekan Silaturahmi Tuk Merekatkan. Dan Satu Persatu Kawan Mulai Berdatangan. Lepaskan Penat Setelah Enam Hari Bekerja.
12
Terima Kasih
Terima Kasih Ku Ucapkan. Dari Hati Yang Paling Dalam. Untuk Semua Temanteman. Tak Satupun Yang Ketinggalan. Jalan Kita Sudah Berbeda. Pilihan Dari Diri Sendiri. Tapi Kalau Ada Kesempatan. Mungkin Kita
13
Kagum
Kau Adalah Gadis Desa Bersahaja. Kilau Matamu Membuatku Terpesona. Sampai Menusuk Ke Dada. Semilir Angin Pantai Mengibas Rambutnya. Dia Yang Duduk Santai Di Bale Warungnya. Menunggu Pembeli Yang Datan