Chordyes

Perunggu

Guitar Chords & Lyrics by Perunggu — Browse the Complete Collection

16 chords available

All Chords (16)

Ini Abadi
Dihentak Sunyi. Geramgusarmu Mulai. Gerayangi Kupingku. Dibungkam Lagi. Janji Yang Sumbang Itu. Tak Semenarik Dulu. Sejuk Wangimu. Tersisa Di Selasela. Baju Hangatku. Terakhir Kali. Kita Bicarakan Sem
Pikiran Yang Matang
Dinding Yang Mulai Berjamur. Setengah Dua Dan Ku Butuh Tidur. Isi Kepalaku Tak Lebih Penuh. Dari Trans Jakarta Kemarin Subuh. Mulai Hari Ini Saja. Berhenti Menyaksikan Polahmu. Tak Apa Jika Semuanya T
Pastikan Riuh Akhiri Malammu
Change Rechord. Tumbuhlah Mendaki. Seribu Upaya Kan Kau Nikmati. Besok Hari Senin. Kutemani Senyummu Seperti Kemarin. Silih Berganti Ruang Kau Penuhi. Ku Perlu Hadir Di Semua. Yang Kau Tangisi. Panggi
33x
Risalah Terikatnya. Batin Dan Raga Yang Mengunci. Di Atas Sang Maha Daya. Semua Kendali Terambil Alih. Jikalau Kau Keluhkan. Dengung Sumbang Yang Mengganggu. Buka Lagi Visimu. Kau Tahu Mana Urutan Sat
Tarung Bebas
Tu Wa Ga Pat. Kepal Tangan Injak Sasana. Tarik Nafas Dalamdalam Sendiri. Tatap Mata Nikmati Pandangan Sebelum. Pelipis Sobek Tipis. Malam Ini Tak Ada Yang Beda Selain Lampu. Mengarah Keringat Campur D
Berhasil
Bagaimana Rasanya. Sejauh Ini Hidup Denganku. Apa Ada Yang Berubah. Mungkin Perangaiku Atau Tengilku. Kurasa Satu Yang Paling Signifikan. Tentu Perihal Betapa. Kau Berhasil. Buatku Menjauh. Dari Nihil
Amalan Baik
Ada Gilagilanya Kurasa. Harus Gesit Berkelit Hadapi Realita. Masih Harus Melangkah Tentukan Arah. Mungkin Harus Percepat Jadi Dewasa. Ayah Tidak Mengerti Pekerjaanku. Ibu Khawatirkan Jalan Yang Kutemp
Gemilang
Terjilat. Matahari Timur Yang Kejam. Sangat Melekat Di Bahuku. Perlukah. Menepi Menyisi Sebentar. Tapi Ku Wajib Tepat Waktu. Keluhan Demi Keluhan. Segera Kugilas Perlahan. Karena Ini Yang Ku Mau. Berk
Berita Buruk
Sembilan. Panggilan Tak Terjawab. Dan Tumpukan Tebal Pesan Singkat. Kubiarkan. Aku Perlu Sendiri. Kubiarkan. Aku Mau Sendiri. Entah Siapa. Yang Telah Mengabarkan. Berita Buruk Ini Ke Seberang. Aku Men
Kalibata, 2012
Peranmu Selesai. Bebas Semua Tugas. Namun Kuingat. Kan Selalu Kuingat. Temani Tumbuhku. Kembangkan Tingkahku. Semua Kuingat. Dalam Dan Lekat. Diantara Takbir. Pejam Mataku Sebutkan Namamu Hadir. Muncu
Biang Lara
Jika Ini Sepi Tinggikan Hatimu. Berkali Kubilang Sembunyikan Benci. Kian Lara Kian Resapi. Teriris Lapisan Janji. Berhenti Berdalih. Kita Coba Lagi Tertatih. Menapaki Yang Belum Usai. Antusiaslah Lagi
Tapi
Besok Lusa Aku Ke Jakarta. Memulai Lagi Semuanya Di Sana. Kakak Bilang Siapsiap Saja. Membatin Kuingin Semua Batal Juga. Oo Oo. Ooo. Bandung Masih Memelukku Erat. Sementara Ku Masih Ingin Lewat Bubat.
Menyala
Peran Yang Tak Berbatas Benahi. Rasa Kalut Mendalam Mencabik. Mulailah Hela Nafas Tabrak Titik Terang. Diam Lantas Lelah Kau Jadikan Teman. Menahan Semua Duka Sendiri. Berjabat Tangan Dengan Sang Peri
Peluk Aku Sekarang
Dari Pagi Tadi Semua Orang Buatku Pening. Penuh Tekanan Dari Kanan Kiri. Mungkin Yang Kubutuhkan. Hanya Segelas Air Putih. Atau Mungkin Cukup Kau Hadir Di Sini. Bisakah Kupejam Mataku Dan. Lelah Ini C
Peluk Aku Sekarang
Dari Pagi Tadi. Semua Orang Buatku Pening. Penuh Tekanan Dari Kanan Kiri. Mungkin Yang Kubutuhkan. Hanya Segelas Air Putih. Atau Mungkin. Cukup Kau Hadir Di Sini. Bisakah Kupejam Mataku Dan. Lelah Ini
Aku Ada Untukmu
Jika Susah Silahkan Abaikan Saja. Fret 2. Harus Berapa Kali Kucoba. Sampai Nanti Kau Mau Terima. Mungkin Kau Purapura Tak Dengar. Atau Ingin Sendiri Sebentar. Sambil Gusar Menunggu. Kususun Di Kepalak