#
Chord Title
1
Ganasnya Ombak Tak Selalu Membuat Luka
Adik Marilah Kemari. Lihat Perahu Tlah Menunggu. Jangan Kau Termangu Lagi. Mari Bersama Melepas Tali. Angin Tlah Datang. Membelah Kabut Samudera. Matahari Pun Tlah Bangun Dari Tidurnya. Dan Bangunlah.
2
Jangan Menangis Untuk Ratih
Petik. Petiklah Bunga Kecil Itu. Dan Bawalah. Dari Jalan Rindumu. Menuju. Penghara.pan. Aku. Tak Punya Cinta. Untuk Aku Sodorkan. Cuma Desah Yang Sempat Aku Bisikkan. Janganlah Kau Biarkan Rindumu. Me
3
Berjalan Membelah Gelombang
E. Yae. Ela. Elo. E. Yae. Ela. Elo. Ooo. Di Wajahmu. Kabut Itu Menepis. Serpihan. Cahaya. Mengguris Kelam. Memecah. Gumpalan. Yang Menghimpit Dada. Sesuatu. Tengah Berubah Dalam Jiwa. Kesedihan. Hanya
4
Nyanyian Pendaki
Dari Sebuah Ketinggian Kita Memandang. Gerakan Menjauh Mendekat Atau Hanya Jejak. Suara Itu Terbawa Kembali Kemari. Kita Pun Sama Termangu. Menghitung Sisa Dan Bertanyatanya. Tanya Tanya Tanya Tanya T
5
G E M B A L A
Seorang. Lelaki Muda. Menjadi Gembala Di Sebuah Peternakan. Peternakan Peternakan. Jauh Dari. Keluarga. Dan Kawan. Kawan. Jauh Dari. Kenangankenangan Lama. Bila Malam. Duduk Sendiri. Hanya Hewan. Yang
6
Desember (perpisahan)
Sungai. Mengalir Jua. Berkelokkelok. Ke Muara. Angin Berhembus Menggerakan Daun Randu. Menyanyikan Cintaku Kepadamu. Engkau. Tengah Menunggu. Perahu Yang Ku Kayuh Dari Hulu. Di Kelindapan Pohonpohon H
7
Di Gerbong 4 Kereta Rakyat
Menunggu Kereta Di Bangku Panjang Peron. Ransel Dan Koran Jadi Kawanku. Jam Dua Tepat Kereta Pun Berangkat. Melewati Sawah Ladang Dan Kota. Penumpang Penuh Bayibayi Menangis. Penjual Makanan Selalu Be
8
Lanskap
Matahari Di Atas Sana Memancar. Kerbaukerbau Melenguh. Bukitbukit Gundul Merangkak Terbakar. Burungburung Pun Terbang Liar. Angin Bertiup Mengeringkan Ladang. Ikanikan Mengambang Di Permukaan. Kemarau
9
Cinta Remaja
Kalau Kamu Patah Hati. Nonanona Manis. Nonanona Manis. Bunuh Perasaan Itu. Lalu Berenanglah. Berenanglah Di Laut. Menyelamlah Ke Dalam. Ombak Yang Menggulung. Hanyutkan Dirimu. Kembali Ke Pantai. Tuli
10
Pelabuhan
Jika Sekolah Sudah Libur. Jika Sekolah Sudah Libur. Aku Lari Ke Pelabuhan. Aku Lari Ke Pelabuhan. Bekerja Sebagai Kerani. Bekerja Sebagai Kerani. Supaya Ada. Uang Untuk Diri Sendiri. Di Antara Para Pe
11
Nyanyian
Dari Sebuah Ketinggian Kita Memandang. Gerakan Menjauh Mendekat Atau Hanya Jejak. Suara Itu Terbawa Kembali Kemari. Kita Pun Sama Termangu. Menghitung Sisa Dan Bertanyatanya. Tanya Tanya Tanya Tanya T
12
Bunga Cinta
Jangan. Kau Sentuh. Bunga Itu. Ia. Telah Gugur. Layu. Jangan. Kau Harap. Lagi Madu. Ia. Telah Hilang Bersamamu. Indah. Yang Dulu. Telah Beku. Tinggal. Kenangan. Yang Biru. Manis. Yang Dulu. Tinggal Pi
13
Dari Sebuah Lahan
Di. Tengah Tanah Garapan. Ku Lihat Ayah Tengadah Mengusapi. Keringat. Tak Tahu Aku Apa Yang Dipikirkan. Mungkinkah Aku. Atau Hujan. Di. Lesung Padi Kutumbuk. Sedang Ibuku Di Sana Menuruni. Lembahlemba
14
Balada Joni & Nani
Dengan Hati Bungah Joni Keluar Rumah. Celana Blue Jeans. Sepatu Karet Oblong Putih. Sepanjang Jalan Joni Berdandan. Sepanjang Jalan Joni Berdendang. Dengan Hati Susah. Nani Pulang Kuliah. Ia Gemas Jal
15
Jakarta
Mobil Gandengan Panjang. Dan Trucktruck Tanah. Menderu. Menghamburkan Debu. Di Dalam Colt Pick Up. Yang Memasuki Jakarta. Aku Bersama. Para Pekerja. Pulo Gadung Cempaka Putih. Dan Jembatan Galor. Ku L
16
Gelisah
Terasa. Sepi Malam Ini. Tiada. Teman Dalam Hati. Gelisah. Selalu. Jiwaku. Mengenang. Hariku Yang Lalu. Rembulan. Tlah Ti.dur Di Awan. Tlah Tidur Di Awan. Embun Di.ngin Jatuh. Perlahan. Dingin Jatuh Pe
17
Dalam Hujan
Walau Hujan Tercurah. Kehangatan Ada Padaku. Datanglah Engkau Bila Menggigil. Kita Bisa Saling Menyusupkan Jemari. Atau Bercakapcakap Di Beranda. Tetestetes Air Pada Kaca Jendela. Apakah Itu Percikan
18
Bukalah Jendela Kamarmu
Begitu Lama Ku Bangun Cinta Ini. Dalam Jaga Selama Tidurmu. Dengarlah Sebelum Ia Membisu. Atau Berpaling Meninggalkanmu. Jiwa Tenggelam Ke Dalam Asmara. Hatiku Pergi Bersama Angin. Memasuki Jendela Ka
19
Pekerja
Buruhburuh Dan Para Pekerja. Di Mana Saja Berada. Bergerak Membuka Pagi. Dengan Sekuat Tenaga. Ha.aa.aa. Mereka Adalah Para Tetangga. Dan Kita Semua. Yang Menginginkan Nasib Baik. Dan Perubahan. Setia
20
Keresahan Tak Pernah Diam Di Lembah
Keresahan Tak Pernah Diam Di Lembah. Dia Naik Ke Udara Menjadi Debu. Menyamarkan Bayang Langit Pun Kelam. Tangantangan Menggapai Tak Sampai. Keresahan Dari Semua Mata Angin. Menyentuh Permukaan Tiap N